=CiNtaiLah PeKerJaaNmu=

Filed under: Semua deh ada disini :) — dianamustikadewi at 10:42 pm on Tuesday, October 10, 2006

CINTAILAH PEKERJAANMU, TAPI JANGAN PERNAH JATUH CINTA
KEPADA PERUSAHAANMU, KARENA KAMU TIDAK PERNAH TAHU KAPAN
PERUSAHAANMU BERHENTI MENCINTAIMU

Bagi yang tertarik membaca pandangan dia secara mendalam,
berikut kutipan kata-katanya:
"Saya sering menjumpai orang-orang yang bekerja selama 12
jam sehari, 6 hari seminggu, atau lebih. Beberapa
dian taranya melakukan hal tersebut karena diburu-buru oleh
deadline, memenuhi target yang telah ditetapkan. Bagi
mereka, waktu-waktu panjang yang penuh lembur hanyalah
bersifat sewaktu-waktu saja. Ada pula yang menjalani
jam-jam panjang dalam hari-hari mereka selama
bertahun-tahun: entah karena orang-orang ini merasa telah
mengabdikan diri sepenuhnya kepada pekerjaan, atau bisa
juga disebut workaholic.

Apapun alasan yang orang buat untuk bekerja lembur,
kondisi tersebut berpengaruh TIDAK BAIK kepada orang yang
menjalani maupun orang-orang sekitarnya. Berada dalam
kantor selama berjam-jam dalam rentang waktu yang lama,
bisa menimbulkan potensi yang cukup besar bagi yang
menjalaninya untuk membuat kesalahan. Rekan-rekan saya
yang saya kenal sering bekerja lembur, sering membuat
kesalahan karena faktor kelelahan. Membetulkan
kesalahan-kesalahan ini tentu saja membutuhkan waktu dan
tenaga tidak saja dari dirinya sendiri, melainkan orang
lain yang secara langsung maupun tidak langsung bekerja
bersamanya.

Masalah lain adalah orang-orang yang bekerja pada
perusahaan yang menetapkan waktu kerja yang ketat
seringkali bukanlah orang-orang yang secara pergaulan
menyenangkan. Para karyawan dari perusahaan dengan tipe
seperti ini sering mengeluh atau komplain mengenai orang
lain (yang tidak bekerja sekeras mereka). Mereka menjadi
mudah tersinggung, dan mudah marah. Orang-orang lain
menjauhi mereka. Perilaku semacam ini secara organisasi
tentunya merupakan masalah besar: hasil besar akan dicapai
oleh sebuah organisasi apabila ada jalinan harmonis dalam
kerja sama tim antar karyawannya, bukannya bekerja
sendiri-sendiri dan saling menjauhi.

Sebagai seorang manajer, saya harus membantu orang lain
untuk meninggalkan kantor tepat waktu.

Langkah pertama dan terpenting adalah saya lah yang harus
memberi contoh dan pulang ke rumah tepat waktu. Saya
bekerja dengan seorang manajer yang menyindir orang-orang
yang bekerja lembur terlalu lama. Ajakannya menjadi
kehilangan makna ketika orang-orang menerima emailnya dan
melihat jam email tersebut dikirim ternyata jam 2 pagi.
Untuk mengajak orang melakukan suatu hal, langkah
terpenting adalah memberi contoh dengan melakukannya
sendiri.

Langkah kedua adalah mengajak orang untuk menjalani hidup
yang seimbang.

Sebagai contoh, berikut ini adalah
langkah-langkah yang menurut saya cukup membantu:

1) Bangun pagi, sarapan dengan menu yang baik, lalu
berangkat bekerja.
2) Bekerjalah dengan keras dan pintar selama 8 atau 9 jam
sehari.

3) Pulanglah ke rumah

4) Baca buku atau komik, menonton film yang lucu,
kumpul-kumpul dengan rekan, keluarga, bermain dengan
anak-anak, dll.

5) Makan yang sehat dan tidur yang cukup

Langkah-langkah ini disebut sebagai recreating.

Mengerjakan langkah 1, 3, 4, dan 5 akan memungkinkan
langkah 2 dilakukan secara efektif dan seimbang. Bekerja
secara normal dan mempertahankan hidup yang seimbang
adalah konsep yang sederhana. Langkah-langkah tersebut
mungkin akan sulit dilakukan oleh sebagian orang karena
orang tersebut akan menganggap perlunya perubahan mendasar
yg bersifat personal pada dirinya. Sebenarnya
langkah-langkah ini memungkinkan untuk dilakukan oleh
setiap orang, karena kita memiliki kekuatan untuk memilih
apa yang akan kita lakukan.

~SebeLum MeNgeLuh~

Filed under: Semua deh ada disini :) — dianamustikadewi at 8:13 pm on Tuesday, October 10, 2006

Sebelum kamu mengeluh, Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda. Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan.

Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,, Kita semua menjawab kepada Tuhan Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, Tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !

Life is a gift Live it… Enjoy it… Celebrate it… And fulfill it. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan, karena anda Menyayangi dan mencitai Mereka jadilah meraka CANTIK dan TAMPAN Kecantikan bukan diwajah dan ketempatan bukan digagahnya seseorang, tapi cantik dan tampan muncul dari HATI, disebut jg dengan Hati Nurani.

~BeRpiKiR SeDerHaNa~

Filed under: Semua deh ada disini :) — dianamustikadewi at 7:54 pm on Monday, October 9, 2006

Berpikir Sederhana

Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan
membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa
hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya
pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu
di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-
binatang buruan.

Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang
hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan
parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa
diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri
dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor
rusa besar yang saya incar?"
Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti
di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia
berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan,
sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-
langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh,tetapi
ternyata, ah… kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia
menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur.
Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu
sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika
rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak,
Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum
sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.
Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh
sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan
bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-
kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa
mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang
orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak
mendapatkan apa-apa.

Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang
mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim,
baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak
menemukan siapa-siapa. ..